October 29, 2015
Pengingat Terbaik Tuk Kita
Apalagi yang disisakan dari sebuah perpisahan?
Hanya ada kenangan,
banyak pula kepiluan.
Ah, tidak.
Bukankah kenangan adalah pengingat kita?
Bahwasanya kita harus selalu bersyukur pada-Nya,
mengenai apa-apa saja yang selama ini menjadi asa.
Nantinya, akan menjadi pengingat terbaik untuk hidup kita.
October 5, 2015
Lalu, Kemana Kamu?
“Aku bukan orang yang keras kepala dan tidak punya maaf.
Aku
juga pernah lembut sebelumnya,
Sebelum
berulang kali aku dihantam masalah kehidupan.
Kau
masih ingat beberapa hari lalu kau bilang, aku hanya punya dua warna
hitam dan putih dalam hidupku?
Tapi
aku tidak melihat apapun selain warna hitam.
Karena
hidup terus mengambil apapun yang aku miliki.
Tapi
aku ingin berubah sekarang.
Aku
ingin memiliki kembali diriku dari masa kecilku dulu.
Kau
sudah berjanji bahwa kau akan selalu mencintaiku selamanya, sekarang
aku berjanji padamu untuk berubah.”
“Sssst...
jangan. Jangan berubah.
Pertahankan
terus harga dirimu.
Tegakkan
terus kepalamu.
Harga
dirimulah yang bisa membuatmu tegar meski banyak penderitaan di
sekelilingmu.
Itu
yang membuat mencintaimu sulit, tapi bagitu indah.
Itulah
yang membuatku mencintaimu seperti ini.
Aku
harus mengerti tentang hal ini.”
January 21, 2015
Tak Akan Berjuang Sendirian
Bukan aku, yang kemudian larut dalam kesedihan karena terjebak dalam keluarga yang dipisahkan
Bukan aku, yang berusaha berontak akan takdir Tuhan
Adalah aku, yang dari kecil berjuang
Melawan cemooh dari banyak perbincangan
Adalah aku, yang dari kecil berjuang
Untuk apa-apa dalam kesendirian
Adalah aku, yang dari kecil diajarkan bahwa aku harus tetap hidup dan menghidupkan
Aku rela tak menangisi semua
Aku rela tak berbuat apa yang akan mengecewakan semua
Aku rela selalu menjadi baik diatas kejahatan yang tak disengaja
Aku rela memaafkan semua
Adalah kamu, yang mampu melihatku seberjuang ini dalam hidupku
Adalah kamu, pemujaku dalam semua cerita perjalanan hidupku
Adalah kamu, yang tau bahwa masa lalu bukan berada ditanganku, namun masa depan aku yang ikut menentukan
Terimakasih atas ketulusan yang kau tunjukkan
Senang rasanya tau bahwa kelak aku tak berjuang sendirian
Semuanya Tetap Seperti Semula
Aku tak sedang berlari dari sesuatu karena ketakutan atau ancaman.
Tak juga karena kebencian atau kesedihan yang mendalam.
Aku hanya sedang pergi karena sebuah harapan.
Aku tak tahu apakah semua terlihat rumit dan meragukan.
Tak juga tahu apa semua tidak jelas dan hati telah terpatahkan.
Aku hanya sedang ingin melupakan.
Maka aku segera lupakan.
Saat situasi menjadi buruk dan sesak,
Saat kalimat-kalimat cinta tidak mampu teriak,
Saat itulah aku tahu persis hatiku telah retak.
Perasaan adalah perasaan.
Tidak kita bagikan dia tetap perasaan.
Tidak kita sampaikan, ceritakan, dia tetap perasaan.
Berkah Tuhan
Karena janji,
rasa,
dan mimpi
mungkin bukan hal yang sejati.
Namun,
keikhlasan mungkin adalah sebagian dari kesejatian.
keikhlasan mungkin adalah sebagian dari kesejatian.
Tuhan tak akan pernah membiarkan kita kesakitan, puan :)
Subscribe to:
Posts (Atom)
